6 Manfaat Pijat Batu Panas (Hot Stone) Untuk Kesehatan

Pijat saat ini sudah menjadi sebuah kebutuhan untuk masyarakat. Terdapat beberapa jenis pijat relaksasi, seperti pijat wajah, pijat terapi, pijat batu panas, dan lain sebagainya. Salah satu manfaat pijat batu panas (hot stone) adalah untuk mengurangi stres.

Pijat hot stone adalah jeni pijat terapi yang menggunakan media batu. Terapi ini menggunakan sebuah batu khusus yaitu batu basal. Batu basal ini merupakan salah satu jenis batu vulkanik yang bisa menyimpan panas dalam waktu lama.

Cara mengaplikasikannya dengan merendam batu dalam air panas kemudian menempelkannya pada area tertentu pada bagian tubuh.

Beberapa bagian yang sering dilakukan pemijatan dengan menggunakan batu seperti pinggang, punggung, wajah, perut, tangan, dan kaki. Seorang terapis tidak hanya menempelkan batu, namun sekaligus melakukan pijatan pada bagian otot yang membutuhkan tekanan lebih.

Baca Juga: Manfaat Deep Tissue Massage untuk Kesehatan Tubuh

Beberapa teknik pijatan yang akan dilakukan terapis dimulai dari gerakan melingkar, memanjang seperti kerokan, diketuk-ketuk ke tubuh, gerakan seperti menguleni adonan, atau digetarkan melalui alat khusus.

Selain menggunakan batu panas, terapis juga akan menggunakan batu dingin untuk mengurangi kemerahan akibat batu panas yang sebelumnya ditempel.

Batu dingin tersebut akan bermanfaat untuk menenangkan kulit panas serta menenangkan pembuluh darah. Simak beberapa manfaat yang akan Anda dapatkan dari pijat batu panas ini.

1. Meredakan Stres

Jika Anda sedang mengalami banyak masalah yang menyebabkan stres, pijat batu panas ini merupakan metode paling efektif.

Dari bererapa penelitian membuktikan bahwa pijatan batu panas dapat mengurangi kecemasan dan stres bahkan dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Selain itu, dengan memberikan aroma terapi pada ruangan pijat batu dapat membuat Anda menjadi lebih tenang.

2. Meredakan Nyeri

Masyarakat yang sedang dalam kondisi gangguan autoimun dan fibromyalgia dapat menggunakan pijat hot stone untuk mengurangi gejala tersebut.

Fibromyalgia merupakan sindrom yang menyerang wanita dengan persentase 90 persen di segala usia yaitu rasa sakit komplek.

Penderita akan merasakan gangguan tersebut pada bagian otot, sendi, dan tulang namun tidak ditemukan peradangan sehingga dokter sulit mendeteksi.

3. Menurunkan Risiko Kejang Otot

Manfaat pijat batu panas (hot stone) selanjutnya dapat menurunkan risiko kejang otot. Dengan membiarkan otot tegang jangka waktu yang lama akan berisiko kejang.

Anda dapat melakukan pijat batu panas ini untuk meredakan kekakuan serta ketegangan sendi dan otot. Efek panas yang dihasilkan dari teknik pijat ini mampu menurunkan risiko kejang otot serta akan merelaksasi sendi dan otot.

4. Meningkatkan Daya Tahan pada Tubuh

Manfaat pijat batu panas (hot stone) dapat meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Hormon yang mengatur retensi air dan tekanan darah (kadar arginine-vasopressin ) mengalami penurunan setelah melakukan pemijatan.

5. Meningkatkan Kualitas Tidur

Bagi penderita insomnia, pijat merupakan cara yang efektif untuk meningkatkan kualitas tidur selain menggunakan obat tidur.

Pemijatan yang dilakukan pada bagian punggung akan meningkatkan relaksasi sehingga akan membantu tidur Anda. Pijat tersebut akan menjadikan tubuh lebih segar dan aktif setelah bangun tidur.

6. Mengurangi Risiko Kanker

Dari berbagai penelitian pijat dapat membantu menurunkan kecemasan, stress, rasa mual, depresi, dan kelelahan pada penderita kanker.

Efek panas dan sentuhan yang menenangkan akan membantu menenangkan penderita gejala kanker. Namun tetap konsultasi terhadap dokter terlebih dahulu.

Tentu masih banyak lagi manfaat pijat batu panas (hot stone) yang Anda dapatkan.

Hal-Hal yang Wajib Diperhatikan

Namun sebelum Anda reservasi dan melakukan spa sebaiknya memperhatikan beberapa hal berikut ini.

Terdapat Luka dan Memar

Bagi Anda yang sedang mengalami luka atau memar sebaiknya tidak melakukan pemijatan dengan batu panas karena akan menyebabkan kerusakan jaringan lebih lanjut. Sebab, batu panas akan diletakkan pada bagian tubuh dengan rentang waktu yang cukup lama.

Selanjutnya jika dalam waktu 6 bulan Anda baru saja selesai melakukan operasi juga tidak disarankan melakukan pijat batu panas ini.

Penyakit Jantung

Sementara untuk penderita jantung sebelum melakukan pijat hot stone sebaiknya konsultasi dengan dokter terlebih dahulu.

Karena tekanan saat pemijatan akan menyebabkan masalah atau bahkan terjadi pembengkakan pembuluh darah semakin buruk.

Demam serta Penyakit Lainnya

Selanjutnya saat Anda mengalami demam tidak disarankan melakukan pijat batu panas sebab akan sulit untuk mengatur suhu tubuh.

Sementara untuk Anda yang memiliki varises, autoimun, hipertensi, migrain, epilepsi, kanker sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu sebelum reservasi.

Penderita Diabetes

Untuk Anda yang menderita diabetes juga harus berhati-hati. Karena fungsi pembuluh dan saraf kurang baik sehingga tidak dapat merasakan apa-apa bahkan akan berisiko cidera seperti luka bakar.

Selain itu, jika Anda merasakan batu terlalu panas atau pemijatan terlalu keras segera beritahukan kepada terapis.

Selain itu, pijat batu panas ini juga tidak dianjurkan untuk orang-orang yang memiliki riwayat pembekuan darah , trombosit rendah, osteoporosis berat, dan mengonsumsi obat pengencer darah. Ibu hamil dan anak-anak juga tidak disarankan pijat hot stone.

Setelah mengintip beberapa manfaat pijat batu panas (hot stone), pasti Anda tertarik untuk melakukan reservasi. Namun tetap harus memperhatikan beberapa hal tersebut di atas.

Share your love